Kenapa “duniasantri”, Bukan “duniaislam”?

Jika ada yang menyimpulkan bahwa muatan www.duniasantri.co “tidak Islam-Islam amat” mungkin saja benar. Sebab, ketika didirikan pada 2019, duniasantri memang tidak berpretensi atau mendaku sebagai representasi Islam atau umat Muslim. Tidak. Bahkan juga tak berpretensi mewakili secara menyeluruh kaum santri atau kalangan pesantren. Yang diwakili dan diwadahi hanya bagian kecil dari tradisi pesantren, tradisi kaum santri. Terutama tradisi literasi. Lebih khusus lagi tradisi penulisan. Ceruknya begitu kecil.

Tapi, dari ceruk kecil itu, bagaimana santri memandang dunia, dunianya sendiri ataupun dunia luar, itulah yang diwadahi duniasantri. Karena itu, meskipun berangkat dari ceruk kecil, horizonnya sangat luas. Bahkan mungkin tak berbatas.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Karena itulah santri, di duniasantri, tak melulu bicara agama –jika agama kita pahami dalam warna “hitam-putih”. Karena itulah santri, di duniasantri, selain berbicara dan bercerita tentang dunianya sendiri, juga tentang “dunia luar” yang dipahaminya bahkan melalui kacamata yang dipinjam dari “orang asing”.

Mungkin karena itu ia, dari sudut pandang tertentu, terlihat “tak Islam-Islam amat”. Tapi karena itu pula ia memang “layak” menyandang nama “duniasantri”, yang selama lima tahun terakhir telah menjadi “rumah” para santri, rumah literasinya kaum santri.

Tinggalkan Balasan