Amboi… benarkah duniasantri ‘tidak Islam-Islam amat’? Jawabannya barangkali tergantung di sudut mana kita berdiri. Artinya tergantung pada sudut pandang.
Beragam pertanyaan yang pernah dialamatkan kepada duniasantri barangkali bisa menggambarkan hal ini. Suatu waktu ada yang bertanya, kenapa namanya “duniasantri”, bukan “duniaislam” atau “duniamuslim”? –untung tak ada yang bertanya kenapa bukan “duniakiai”?

Suatu waktu ada yang bertanya, apakah duniasantri hanya memuat tulisan-tulisan yang bertema keislaman? Atau, apakah duniasantri hanya menerima kiriman tulisan tentang santri dan pesantren? Atau, apakah yang boleh menulis di duniasantri hanya santri? Bagaimana jika bukan santri, atau bahkan non-muslim, ingin berbagi tulisan di duniasantri?
Pertanyaan-pertanyaan tersebut, dan beragam pertanyaan lain yang sejenis, tentu mewakili keragaman sudut pandang. Hal ini menunjukkan betapa beragamnya sudut pandang orang terhadap keberadaan www.duniasantri.co.
