Ada dalam Ketiadaan, Ketiadaan dalam Kanvas

The Averoes.

Jika semua lukisan Taufik Ermas ini disapu dengan cat akrilik di atas kanvas yang telah dimodifikasi, tidak demikian dengan karyanya yang satu ini. Ia berupa patung, yang bahannya juga penuh modifikasi. Ia dibentuk dari kertas karton yang dilapisi serat kayu. Ia akan terlihat sebagai patung kayu, padahal bukan.

Yang menarik, patung ini berbentuk seperti orang duduk sekaligus tempat duduk (kursi). Juga tampak sebagai tangga yang meliuk.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Amboi, patung yang terlihat multifaceted ini diberi judul The Averoes. Bukankah ia nama Barat Ibn Rusyd, filosof muslim dari Timur? Sang filosof dengan ragam bentuk? Apakah ini menandakan semua karya yang dipamerkan berangkat dari pertanyaan-pertanyaan filofis? Entahlah.

Yang pasti, melalui karya-karyanya ini, Taufik Ermas menawarkan ruang-ruang kosong untuk diisi, untuk memberi arti pada kekosongan. Tak ada yang benar-benar ketiadaan.

Tinggalkan Balasan