Nasihat Kiai Dumairi itulah yang menjadi pemicu saya untuk meraih keistakamahan dalam salat berjamaah selama 40 hari berturut-turut. Ternyata amaliah ini begitu sulit untuk dilaksanakan. Seingat saya, selama delapan tahun mondok, saya tidak pernah menyelesaikan 40 hari itu secara berturut-turut, karena berbagai halangan dan rintangan di antaranya: karena sakit, tertidur, atau halangan lainnya.
Oleh karena itu, beribu pengalaman hidup di pesantaren, mulai dari menanak bersama, tidur bersama, mengaji bersama, menjadi pengurus pusat, pergi sekolah bersama hingga lari pagi bersama, adalah menjadi pengalaman yang sangat berharga untuk membentuk kepribadian santri yang disiplin waktu, tempat, dan hati. Sehingga, akhirnya akan menjadi santri yang disiplin.

Maka ketercapaian tersebut tidak terlepas dari suri teladan kiai yang menjadi sentral kehidupan di pondok pesantren, utamanya di PP Annuqayah tempat saya mondok. Semoga Annuqayah tetap dijaga oleh Allah sampai akhir hayat. Semoga bermanfaat.

Mantab, mumtaz, amazing,,,,
Terima kasih gus