Akun Penulis duniasantri.co Tembus 2000

Belum lama ini, kebetulan saya menonton film lawas (2005), judulnya Shadows in the Sun. Dibintangi Harvey Keitel, film ini bercerita tentang penulis besar yang mengalami kemandekan kreativitas selama 20 tahun. Ia didatangi editor muda dengan misi memancing dan kalau perlu memaksa Paroki Weldon, si penulis besar itu, untuk kembali menulis. Yang terjadi justru pertengkaran dan perdebatan eksistensial di antara keduanya.

Tapi dari pertengkaran mereka kita tahu bahwa menulis, atau menjadi penulis, itu memang tidak mudah. Setidaknya, tidak semudah yang kita bayangkan. Diperlukan pengetahuan yang mendalam tentang banyak hal, pengalaman yang cukup tentang kehidupan, dan “kegilaan”. “Setiap penulis memerlukan kegilaannya sendiri,” itu ucapan Paroki Weldon, yang dengan apik diperankan Harvey Keitel, yang terkenal melalui film-film mafioso-gengster. Setidaknya, lingkup kegilaan yang ia maksud adalah keliaran pikiran dan imajinasi seorang penulis dalam merespons setiap detail kehidupan.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Kapan seseorang harus mulai mendapuk diri sebagai penulis? Weldon punya jawabannya: ketika kita tidak lagi bisa membayangkan melakukan hal lain —selain menulis. Dari penggambaran Weldon dalam film itu, kita tahu bahwa penulis sejatinya bukan profesi, melainkan panggilan hati. Maka, ketika hatimu memanggil, menulislah.

Tinggalkan Balasan