Dalam momen Idulfitri 2026, alumni Pondok Pesantren KH Agil Siroj (KHAS) Kempek, Cirebon, Jawa Barat, menggelar silaturahmi. Acara bertajuk “Sowan Bareng Lintas Angkatan” ini dilaksanakan pada Kamis (26/3/2026) di Cirebon.
Agenda dwitahunan yang sudah berlangsung dua kali ini diselenggarakan oleh IKHWAN KHAS (Ikatan Alumni Pondok Pesantren KHAS Kempek). Titik temunya puluhan alumni ini adalah Ma’had Misykat Al-Anwar Cirebon.

Pertemuan lintas angkatan ini dihadiri jajaran zuriyah PP. KHAS Kempek, di antaranya KH Mustofa Aqil Siroj, KH Ni’amillah Aqil, KH Muhammad BJ, KH Ahmad Nahdi BJ, dan KH Muhammad Shofy. Para zuriyah ini merupakan keturunan dari KH Aqil Siroj, ayahanda dari KH Said Aqil Siroj.
Dalam sesi sambutan atas nama zuriyah PP. KHAS Kempek, KH Muhammad BJ menjelaskan soal ta’ashub atau fanatisme positif. Menurutnya, loyalitas seorang alumni terhadap almamater harus dipupuk sebagai bentuk penjagaan identitas. Hal tersebut merupakan hubungan antara santri dan bagian dari penyatuan dalam “nasab ideologi”.
“Kita semua merupakan bagian dari satu pohon silsilah pemikiran yang akarnya ditanam oleh para muassis (pendiri) Kempek. Mengetahui sejarah perjuangan mereka adalah cara kita merawat akar tersebut agar tetap kokoh menghujam ke bumi,” tegas KH Muhammad BJ.
Hal tersebut diperkuat oleh KH Mustofa Aqil Siroj dalam perspektif historis. Dikisahkan kembali fragmen kehidupan Sayyidina Hamzah bin Abdul Muthalib. Masuknya Hamzah ke dalam pangkuan Islam dipicu oleh rasa fanatisme nasab—ketidakterimaannya saat melihat Abu Jahal memperlakukan Rasulullah SAW dengan semena-mena.
“Ini menjadi pemantik bagi alumni akan rasa cinta dan pembelaan terhadap PP KHAS Kempek sebagai modal awal pengabdian. Salah satunya dengan memondokkan putra-putrinya di PP KHAS Kempek,” ujarnya.
Sebagai penutup, dilakukanlah prosesi ijazah massal Surat Al-Waqiah. Ijazahan merupakan kemuliaan tersendiri, mengingat jalur sanadnya tersambung langsung kepada cucu ke-25 Syekh Abdul Qadir Al-Jailani, yakni Syekh Fadhil, di saat pertemuan antara pengasuh KHAS Kempek dengan Syekh Fadhil di Libya beberapa waktu lalu.
