AMSAL PANCAROBA

TABIAT AIR

Beriak bulir membujuk batu-batu
Air selokan masih merajai senja ini
Merongrong tabiat luka-luka moksa

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Padi terbit menyulam waktu
Samar-samar imaji berputar,
Memuja jernih air dalam bulir

Daun membaca asma tubuh
Satu jam angin mengaji sabda air
Dan kemarau hanya hiasan sabda arus

Mata sungai menyimpan ritus mutiara
Dibawakannya tabiat rima-rima nada
Terdiam air perih, tapi berlari air alibi

Selokan masih menyanyikan lagu waktu
Pohon-pohon duduk meraum tarian daun
Hanya air dan aku, berbicara tertawa ria.

Sumenep, 05 Juli 2021.

Tinggalkan Balasan