barangkali maut memang curang.
lewat pagi ia mengetuk pintu rumahku
kukira fanaku yang diambil lebih dulu.
tapi,
kenapa justru istriku mendahuluiku?
barangkali maut memang curang.

memungut hal-hal berharga dariku, tanpa memberikanku persiapan.
begitulah kematian,
ia selalu mengamati kita dari belakang.
2026.
KUNANG-KUNANG
mengapa kita masih duduk di sini
bukankah gelap sudah datang, dan kunang-kunang mulai kejar-kejaran.
sementara kita masih duduk di sini.
saling tatap, tanpa sempat bertanya.
mengapa kunang-kunang datang?
mengapa kita masih duduk di sini.
seperti ada yang tertahan, seperti ada yang menyekap suara-suara kita.
Ah,
kita baru sadar.
jika toa baru saja mengumumkan kematian seseorang, yang bukan kita.
