Antropologi Pandemi

Konstelasi Paradigma

Dr Soehadha, seorang pakar antropologi dari UIN Yogyakarta, memaparkan adanya sebuah proses yang dijalani manusia ketika mengalami suatu tantangan baru, yaitu krisis, transisi, dan adaptasi. Sampai saat ini, bangsa kita bisa dikategorikan masih dalam tahap krisis. Sebab, apabila kita memakai akar paradigma herd immunity (kekebalan kelompok) dalam dunia medis, maka belum 70% rakyat Indonesia menerima vaksin Covid-19.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Sebenarnya, berbagai instrumen paradigma manusia akhir-akhir ini mulai menunjukkan tahap-tahap lanjutan. Sebut saja mengenai kenormalan baru yang mempunyai diksi lain yakni New Normal. Diorama New Normal tidak selalu merujuk pada perilaku-perilaku baru yang dapat diabsahkan secara berkelanjutan.

Semisal dalam kebiasaan para santri, sungkem (mencium tangan) pada kiai merupakan perbuatan yang lazim dilakukan ketika sowan. Namun, sowan bisa saja akan dilaksanakan kembali ketika pandemi telah usai.

Tinggalkan Balasan