Arah Baru Studi Tafsir di Indonesia

Karena buku ini memfokuskan penelitiannya pada karya salah satu tokoh tafsir di Indonesia, sehingga melalui buku ini kita menjadi mengerti seperti apa karakteristik dan corak penafsiran yang dikarang oleh tokoh tafsir dari Indonesia tersebut.

Namun perlu dicatat, karena penelitiannya sini memfokuskan pada tafsir al-Ibris karya KH Bisri Mustofa, ketika menggunakan kerangka teori ekletisisme sebagaimana ditawarkan oleh Eva, kita menjadi mengerti bahwa usaha tafsir yang dikembangkan oleh KH Bisri Mustofa sebetulnya sebuah upaya menafsirkan Al-Qur’an dengan mentranformasikan pesan-pesan teks Al-Qur’an untuk dikontekstualisasikan dengan nilai-nilai budaya dan disesuaikan dengan kondisi sosial masyarakat Jawa. Pada masyarakat Jawa itulah al-Ibris dialamatkan.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Buku ini tidak saja sangat menarik, tetapi juga sangat penting untuk diketahui, khususnya bagi calon yang mempelajari pengkajian Islam atau Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir.

Meskipun buku ini merupakan hasil penelitian salah satu dosen Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA), namun demikian bahasa yang digunakan dalam buku ini tidak bersifat akademik yang terkadang cenderung membosankan dan susah dicerna oleh masyarakat awam. Buku ini sungguh enak dibaca dan mudah dipahami oleh siapapun. Selamat membaca.

Data Buku:

Tinggalkan Balasan