ANAK PEDAGANG KECIL
seumpama biji ketumbar
aku rapuh dalam satu kunyahan
daun lumbu di atas meja
dirundung lidahku

sebagai anak pedagang kecil
aku harus nunut masakan ibu
racikan alif-ba-ta ajaran pertama doa-doa
sewaktu maghrib menjemputku
aku pulang bersama senja yang rebah di pundakku
ia lelah mengelilingi banyak kepala
sementara ibu masih di kursinya
mengunyah nasi sisa makan siangku
sebagai anak pedagang kecil
aku tumbuh dari biji kemakmuran
benih-benih ajaran yang disiram ibu siang malam
Purwokerto, 2024
LADANG
relakanlah ilalang terbakar di tubuhmu
ia akan menjelma ladang subur
biji menumbuh
anak-anak padi bermunculan
