Purwokerto, 2024
USIAKU MACET

usiaku macet di bulan Juni
semacam danau surut
tepinya semak kering, gatal duri-duri
di sisi lain, ikan-ikanku tergeletak kehabisan tenaga
bapak tua duduk dengan kailnya, tak dapat mangsa
padahal dia hanya perlu mengambil keranjang saja
dinding-dinding perutku menggema
kerongkongan berkarat betul-betul membuat lusinan
antrean doa orang-orang
berdoa apakah aku?
hari berganti malu-malu
retak usiaku sebatas angka
lilin tertiup
doa siapa mengudara?
Purwokerto, 2024.
