Bila Santri Menggoreng Mayat

Salah satu teman santri yang berkomentar adalah Hasan. Sambil mendekati saya yang sedang asyik menggoreng, Hasan berkata dengan suara yang dinyaring-nyaringkan. “Siapa nih yang sedang menggoreng mayat?”

Kata Hasan sambil nyengir dan mengolok-olok saya dan Latif. Tentu saja saya nervouse mendengar ocehan Hasan yang diikuti oleh santri-santri lainnya. Menggoreng ikan asin disamakan dengan menggoreng mayat. Sebuah metafor yang jauh panggang daripada api.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Saya tidak dapat melupakan kejadian ini, dan seringkali membahasnya jika kebetulan kami bersua dengan shahibul kisah dalam sebuah pertemuan tertentu. Gelak tawa pun berderai dengan segala nostalgia yang menyertainya. Wallahu A’lam!

Tinggalkan Balasan