Dangdut Malam Itu

Seperti dukun merapalkan mantranya, ucapan Dani membiusku. Meski dengan perasaan jijik dan takut, akhirnya kucemplungkan juga kaki dan kutundukkan kepalaku. Bau pesing langsung menguar sehingga kututup hidung, jongkok, dan beringsut maju perlahan ditelan kegelapan.

”Ayo, lebih cepat!” seraya mendorongku untuk masuk lebih dalam, Dani berbisik, ”Jangan sampai komplotan Pendi itu mengendus keberadaan kita.”

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Aku mengangguk dan beringsut lebih cepat. Air kian dalam dan bau. Kurasa sesuatu mengerayangi kepalaku. Mungkin laba-laba berikut sarangnya. Entahlah. Aku tidak mau berpikir lebih jauh tentang itu.

***

Santri dilarang pulang dan keluar pesantren dengan alasan apa pun.”

Tulisan itu terpampang di pintu masuk kantor pesantren sejak tiga hari lalu. Selama itu pula kami menahan diri untuk tidak keluar pesantren, baik secara resmi atau dengan cara melanggar aturan. Namun kami rasa pengurus masih belum puas dengan menaruh kertas berisi larangan seperti itu. Sebab, kemarin malam mereka masih menyita waktu kami dengan pengumuman lisan di masjid.

Mungkin karena kini libur tahun baru yang bertepatan dengan konser Elis, artis asal daerah kami yang sedang naik daun dalam dunia perdangdutan. Tapi apalah daya, pengumuman itu tidak akan mempan bagi santri nakal seperti kami.

Dari desas-desus yang kudengar lewat mulut Dani, teman sekelasku, sebenarnya Pak Syamsul sudah mengusahakan—saat rapat pesantren—memperbolehkan santri pulang untuk menyegarkan pikiran dengan catatan dilarang nonton konser. Tapi Ustaz Arif, pengampu kitab Fathul Qarib di kelas kami, tidak setuju.

”Kamu tahu, kan, Pak, bahwa santri itu cerdiknya melebihi kancil dan licin seperti belut. Lalau mereka dibiarkan pulang, pasti mereka akan nonton Elis.”

Alasan Ustaz Arif itu sudah cukup membuat Pak Syamsul terdiam. Tapi beberapa pengurus lain masih bersikeras mendukung usulan itu. Jika itu benar-benar terjadi, maka betapa bodohnya jika pengurus menyetujui usulan Pak Syamsul itu. Akhirnya diadakan pemungutan suara, dan bisa ditebak kelompok Pak Syamsul-lah yang kalah.

Halaman: First 1 2 3 ... Next → Last Show All

Tinggalkan Balasan