Dari Kelas Menulis Puisi JDS dan PMII

Nah, dalam Kelas Menulis ini, selain diberi materi secara teoretis dan pengalaman proses kreatif, peserta juga diminta praktik menulis puisi dari tema-tema yang ditentukan tersebut. Hasilnya, beberapa peserta berhasil menulis puisi sesuai waktu yang ditentukan. Tapi, beberapa yang lain mengaku masih belum menyelesaikan tugasnya.

“Sulit, he-he-he,” ujar beberapa peserta. Bahkan, hal yang sama juga diungkapkan salah seorang peserta yang non-mahasiswa, Anggie D. Widowati.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Padahal, Anggie adalah seorang mantan wartawan yang sudah menerbitkan beberapa novel karyanya. “Tapi saya selalu kesulitan untuk menulis sebuah puisi. Selalu gagal, makanya saya coba ikut kelas ini,” ujarnya sembari tertawa.

Menurut Mahwi, memang tak mudah untuk menulis puisi yang benar-benar bagus, terutama bagi para pemula. Karena itu, menurut Mahwi, salah satu kuncinya adalah terus belajar, mencoba, dan mengasah kemampuan menulis. “Harus tekun menulis, selalu mencoba,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan