Dari Webinar Islam Nusantara Unisia

Islam Nusantara memiliki page rank yang lebih besar dari kata Islam sendiri di dalam mesin perambah Google. Ini menunjukkan banyaknya pencarian orang terhadap istilah tersebut. Artinya, istilah Islam Nusantara telah menjadi satu tema pembahasan yang sangat menarik bagi banyak orang.

Demikian disampaikan Mahmud Syaltout, pengajar di Sekolah Diplomasi Paramadina dalam Webinar Seri Perdebatan Akademik 2 yang diselenggarakan Subdit Penelitin, Publikasi Ilmiah dan Pengabdian kepada Masyarakat Direktorat Jendral Pendidikan Islam Kemenag RI.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Webinar ini hasil kerja sama dengan Fakultas Islam Nusantara Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (UNISIA)Jakarta. Webinar yang dilaksanakan pada Rabu (17/7) ini merupakan rangkaian dari Simposium Internasional yang bertemakan “Kosmopolitanisme Islam Nusantara: Jaringan Intelektual dan Spiritual di Jalur Rempah”. Simposium Internasional ini akan digelar pada 30-31 Agustus 20021, juga atas kerja sama Fakultas Islam Nusantara (FIN) UNUSIA dengan Ditjen Kebudayaan Kemendikbud.

Menurut Ngatawi AL-Zastrouw, Ketua Panitia Simposium, Seri Perdebatan Akandemik secara online ini akan laksanakan secara berkala sampai berlangsungnya even Simposium Internasional, yang disebut Road to Symosium Internasional.

Tinggalkan Balasan