Libur semester adalah hak santri untuk menyegarkan pikiran. Namun, jangan sampai kebebasan memegang gawai di rumah justru menumpulkan ketajaman berpikir yang telah ditempa susah payah di dalam pondok. Menjaga kualitas daya pikir santri di era algoritma memerlukan kesadaran penuh, agar generasi santri hari ini tetap adaptif terhadap teknologi tanpa kehilangan kedalaman intelektual yang menjadi ciri khasnya.
