Pendekatan tersebut memperluas makna ibadah. Ibadah tidak hanya dipahami sebagai aktivitas ritual seperti salat, puasa, zakat, dan haji, tetapi mencakup perilaku yang memberikan kemaslahatan bagi kehidupan. Membuang sampah pada tempatnya, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, menjaga kebersihan, merupakan bagian dari implementasi nilai-nilai Islam yang berorientasi pada kemaslahatan umum.
Dalam sudut pandang filsafat Islam, manusia merupakan khalifah yang diberi amanah untuk memakmurkan Bumi, bukan mengeksploitasinya. Oleh karena itu, perilaku terhadap lingkungan mencerminkan kualitas keimanan sekaligus kualitas peradaban. Semakin tinggi kesadaran ekologis masyarakat, semakin nyata pula implementasi nilai-nilai Islam dalam kehidupan sosial.

Berkaitan dengan itu, dakwah ekologis bukanlah upaya mengganti materi dakwah yang telah ada, melainkan memperluas cakupan dakwah agar lebih responsif terhadap persoalan-persoalan kontemporer yang dihadapi masyarakat. Isu lingkungan menjadi bagian dari dakwah karena kerusakan ekologis pada hakikatnya merupakan persoalan moral, spiritual, sekaligus kemanusiaan.
Berangkat dari uraian tersebut, persoalan sampah tidak dapat diselesaikan hanya melalui penyediaan sarana kebersihan atau penegakan aturan, tetapi juga memerlukan perubahan cara pandang masyarakat. Dalam konteks ini, dakwah memiliki peran strategis untuk membangun kesadaran bahwa menjaga lingkungan merupakan bagian dari pengamalan ajaran Islam.
Dakwah tidak hanya berorientasi pada pembentukan kesalehan ritual, tetapi juga memiliki peran dalam membangun kesalehan ekologis sebagai bagian dari pengamalan ajaran Islam.
Dalam perspektif dakwah ekologis, tindakan sederhana seperti membuang sampah pada tempatnya dipahami bukan sekedar sebagai aktivitas sosial, melainkan sebagai praktik keagamaan yang mencerminkan tanggungjawab manusia sebagai khalifah di Bumi.
Dengan hal ini, dakwah tidak hanya membentuk individu yang taat beribadah, tetapi juga membangun masyarakat yang memiliki kepedulian dan tanggung jawab terhadap keberlanjutan lingkungan.
