Doa yang Terjawab

*Catatan Perjalanan Ki Ageng Ganjur ke Vatikan (6)

Sore hari, ketika memasuki Lapangan Santro Petrus yang terletak di halaman Gereja Basilika, kami melihat deretan kursi ditata rapi. Tatanan puluhan ribu kursi itu terbagi dalam tiga zona. Zona paling bawah terdapat kursi paling banyak. Ada puluhan ribu kursi di zona ini. Zona dua ada di tempat yang lebih tinggi, hanya ada ribuan kursi tertata. Di bagian depan terdapat pelataran memanjang dengan lebar sekitar 4 meter. Pelataran ini merupakan tempat bagi para jemaah melakukan pagelaran seni.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Zona tiga berada pada posisi yang paling tinggi lagi, sejajar dengan lantai Gereja Basilika Santo Petrus. Di sini terdapat mimbar utama tempat Paus Fransiskus memberikan sambutan dalam acara audiensi umum. Di samping kanan kiri mimbar terdapat tatanan kursi yang jumlahnya hampir sama dengan yang ada di zona dua. Tidak seperti tatanan kursi di zona satu dan dua yang menghadap Gereja Basilika, susunan kursi di zona tiga ini menghadap mimbar utama, sehingga menyampingi Gereja Basilika. Semua kursi itu tertata tanpa ata. Hanya mimbar utama tempat Paus memberikan sambutan yang ditudung atap.

Menurut penjelasan teman-teman dari KBRI yang mendampingi kami, tatanan kursi itu digunakan untuk acara audiensi umum, yaitu pertemuan antara jemaah (masyarkat) dengan Paus Fransiskus. Pada acara ini Paus keluar untuk menyapa umat yang datang dari berbagai penjuru dunia. Acara ini dilaksanakan seminggu sekali, setiap Rabu pagi.

Setelah mendengar penjelasan dari teman KBRI, seluruh anggota rombongan tertarik hadir menyaksikan peristiwa monumental ini sambil berharap bisa tampil di pelataran Basilika. Harapan ini muncul karena tampil di pelataran Basilika merupakan bagian dari missi utama roadshow Ki Ageng Ganjur ke Vatikan, yaitu menyampaikan suara perdamaian lintas iman.

Sebenarnya pihak KBRI sudah mengajukan surat izin pementasan Ki Ageng Ganjur di pelataran Basilika Santo Petrus ini ke pihak pemerintah Vatikan. Namun sampai sore menjelang malam belum ada jawaban. Informasi dari teman-teman kedutaan, jawaban biasanya diberikan malam hari menjelang hari H pelaksanaan audiensi.

Tinggalkan Balasan