Acara akan berlangsung sejak sore hari, mulai pukul 15.30 hingga 22.00 WIB, menghadirkan rangkaian kegiatan berupa diskusi kebudayaan, khatmul Quran bil kitaba yang melibatkan ratusan santri, pameran manuskrip, hingga pertunjukan seni budaya. Seluruh rangkaian acara dipusatkan di Museum Situs Kepurbakalaan Banten serta Halaman Masjid Agung Banten.
Pada sesi diskusi bertajuk “Syekh Yusuf Al-Makassari: Dulu, Kini, dan Nanti”, sejumlah narasumber akan membahas relevansi pemikiran Syekh Yusuf dalam lintasan sejarah dan konteks masa kini. Hadir sebagai pembicara antara lain Prof. Oman Fathurrahman, Muzdalifah Sahib, PhD, serta Upi Asmaradhana. Diskusi ini diharapkan membuka ruang pembacaan baru atas kontribusi Syekh Yusuf dalam tradisi keislaman, perjuangan antikolonial, serta pendidikan moral masyarakat modern.

Secara paralel, kegiatan Khatmul Quran bil Kitaba akan melibatkan 500 santri se-Provinsi Banten dalam penulisan mushaf Al-Quran Istiqlal. Kegiatan ini menjadi simbol kesinambungan tradisi keilmuan Islam, sekaligus penghormatan terhadap warisan spiritual yang diwariskan para ulama Nusantara.
