GINCU IBU

hatimu sekeping cermin
tipis dan rawan pecah
tajam diasah
keruh berulah

seorang wanita mematut-matut diri
menyapukan bubuk mimpi di pipi
“sudahkah aku tampak dewasa?
tersamarkah dosadosa?”

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

ia serahkan puntungan gincu biru: air mata ibu
kepada anak kecil
yang sedari tadi mengintip malumalu
dari balik cermin itu

“pakai tiga kali sehari, ya.
biar bibirmu tak copot
biar aminmu tak melorot”

Wonokromo, Januari 2022.

Tinggalkan Balasan