Sebagimana yang diungkapkan KH Ahsin Sako ketika mengisi acara Harlah Prodi IQT di STAI Al-Anwar Sarang bahwa sidang penyempurnaan Terjemahan Al-Qur`an tidak akan dimulai jika belum ada Gus Ghofur. Dalam hal ini, Gus Ghofur memegang peranan penting sebagai pakar tafsir.
Gus Ghofur kini memegang jabatan sebagai Rais Syuriyah PBNU (Pengurus Besar Nahdlatul Ulama). Gus Ghofur terkenal sebagai tokoh yang moderat. Ia sangat bijak dalam menanggapi perbedaan yang ada di negara yang bersemboyankan Bhinneka Tunggal Ika. Beberapa prestasi tersebut tidaklah mengherankan jika Gus Ghofur disebut sebagai tokoh yang menjadi inspiratif bangsa dalam berkarya untuk Indonesia.

Seputar Intelektual
Gus Ghofur lahir pada tanggal 16 Maret 1973 di Rembang. Di masa kecil, ia lebih suka bermain dengan anak-anak nelayan di kampungnya. Meskipun masa kecilnya ia dikenal bandel, namun sifat kesalehan yang ditanamkan orang tuanya telah melekat yang membuatnya berbeda dengan anak-anak lainnya.
Pendidikannya sejak dasar hingga tingkat menengah dienyamnya di Madrasah Ghazaliyah Syafi`iyyah (MGS). Sejak di bangku madrasah Gus Ghofur terkenal kritis dan cerdas. Selama di madrasah yang sama pula baik di tingkat dasar maupun menengah selalu menjadi ketua kelas dan menjadi juara kelas.
Kemahiran Gus Ghofur tidak hanya di kelas, dalam berorganisasi ia pun terkenal sebagai sosok yang mahir. Gus Ghofur pernah menjabat selama dua periode sebagai ketua semacam OSIS di sekolah-sekolah formal yang di sini disebut dengan DEMU atau Dewan Murid.

MasyaAllah Tabarakallah 💚
Shubhanallah, semoga kami mampu meneladani Beliau,,,