JDS dan UIN Banten Akan Gelar Seminar “Api Nasionalisme Syekh Nawawi”

jejaring duniasantri (JDS), berkeja sama dengan Fakultas Ushuluddin dan Adab (FUDA) Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Maulana Hasanuddin (SMH) Banten, akan menggelar seminar dan studium general bertema “Api Nasionalisme Syekh Nawawi al-Bantani”. Seminar akan dilaksanakan pada Kamis, 4 Juni 2026, di Kampus UIN SMH di Kota Serang, Banten.

Zoom meeting tim JDS dan tim UIN Banten.

Seminar juga akan membedah buku karya sastrawan Jamal D. Rahman yang berjudul Sastra, Islam, dan Pengetahuan. Buku ini, salah satunya, mengungkap peran penting Syekh Nawawi al-Bantani dalam menghidupkan api nasionalisme kepada murid-muridnya, di antaranya KH Kholil Bangkalan dan KH Hasyim Asy’ari, yang kemudian menjadi tokoh-tokoh pejuang kemerdekaan Indonesia yang telah dianugerahi gelar Pahlawan Nasional.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Dalam seminar ini, akan tampil sebagai narasumber adalah pakar sejarah Banten/Nasional Prof. Mufti Ali, Ph.D., akademisi dan peneliti FUDA Dr. Hj. Eva Syarifah Wardah, M.Hum, pakar sejarah dan peradaban Islam yang banyak menulis tentang Syekh Nawawi al-Bantani Dr. Muhamad Shofin Sugito, M.A., Jamal D. Rahman, dan Dr. Ngatawi Al-Zastrouw selaku budayawan Nahdliyyin dan Ketua Dewan Pembina JDS.

Seminar dan studium general ini akan dibuka oleh Rektor UIN SMH Banten Prof. Dr. KH Muhammad Ishom dan akan dihadiri sekitar 300-an orang. Peserta dari kalangan mahasiswa, akademisi, sejarawan dan pengamat, tokoh-tokoh masyarakat dan agama, dan pejabat pemerintah.

Untuk mematangkan persiapan acara tersebut, tim JDS dan tim UIN SMH Banten menggelar zoom meeting, Sabtu (23/5/2026) siang.

“Insyaallah acara kita akan berjalan lancar, semua kita persiapkan dengan optimal,” ujar Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama pada FUDA UIN Banten Dr. H. Endang Saeful Anwar, Lc., M.A yang sekaligus sebagai penanggung jawab kegiatan ini.

Dekan FUDA UIN SMH Banten Dr. Masykur, S.Ag., M.Hum. menyambut baik kerja sama ini. “Kerja sama ini memiliki nilai penting bagi UIN SMH Banten untuk terus menggali dan mengembangkan khasanah keilmuan, khususnya yang berkaitan dengan pesantren,” ujarnya dalam zoom meeting tersebut.

Ia juga berharap kerja sama ini terus berkelanjutan, karena akan memberikan manfaat pada banyak pihak, terutama bagi UIN SMH, JDS, dan kalangan pesantren. “Seminar dan studium general sebagai permulaan,” tandasnya.

Festival Dunia Santri

Seminar dan studium general “Api Nasionalisme Syekh Nawawi al-Bantani” di UIN SMH Banten ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Festival Dunia Santri 2026 yang digelar sejak April hingga Oktober nanti.

Selain seminar tersebut, rangkaian kegiatan Festival adalah Workshop Jurnalistik dan Penulisan Kreatif di beberapa kota, Lomba Penulisan Biografi Orang-orang Pesantren, Seminar 5000 Karya Tulis Santri, Pertunjukan Monolog/Drama Mini “Hubbul Wathan”, dan Residensi Penulisan Karya Ilmiah bertema “Ideologi, Teknologi, dan Masa Depan Pesantren”. Residensi Penulisan ini akan dilaksanakan dalam kurun waktu Agustus-September di empat kota, yaitu Jombang (Jawa Timur), Yogyakarta (Jeteng-DIY), Tasikmalaya (Jawa Barat), dan Serang (Banten).

Pengujung Festival Dunia Santri 2026 akan dilaksanakan pada 28 Oktober di Jakarta, sekaligus merayakan Hari Santri dan peringatan Hari Sumpah Pemuda. Selain pertunjukan seni, pada Oktober nanti juga akan di-launching buka hasil Residensi Penulisan Karya Ilmiah dan Lomba Penulisan Biografi Orang-orang Pesantren.

Tinggalkan Balasan