“Memang keahliannya itu sangat luar biasa mungkin kalau sekarang bisa mendapatkan doktor kehormatan dalam bidang ilmu falaq,” ungkap Kiai Syamsul, di Pondok Pesantren Tadzkiratul Ikhwan, Lemberang, Banyumas Sabtu, (23/09/2023).
Selain itu, Mbah Hisyam juga menulis syair dalam bentuk kitab yaitu “Irsyadul ‘Awam Bi Bayani Diinil Islam”. Syair ini mengandung berbagai nilai-nilai pendidikan Islam yang telah dikelompokkan ke dalam beberapa kategori.

Di dalam syair tersebut terdapat penekanan pada aspek-aspek seperti Iman, yang menegaskan pentingnya memiliki keyakinan yang kokoh dalam Islam. Selain itu, syair ini mengajarkan konsep Ikhsan, yang mendorong individu untuk berperilaku baik dan adil dalam kehidupan sehari-hari. Taqwa juga ditekankan, mengingatkan umat Islam untuk menjaga kesalehan kepada Allah dalam semua aspek kehidupan.
Etika dan akhlak yang baik adalah fokus penting lainnya, dengan menyoroti pentingnya memiliki perilaku yang baik dan menjauhi perbuatan yang negatif. Terakhir, syair ini juga mempromosikan pentingnya Ilmu, mendorong umat Islam untuk terus belajar dan memperdalam pengetahuan agama.
Melalui karyanya, Mbah Hisyam telah memberikan inspirasi dan pemahaman yang mendalam mengenai nilai-nilai pendidikan Islam kepada umat Islam.
