“Mau menangkap Marjo, Mas. Ia telah mengorupsi uang negara sebanyak lima triliun. Sudah lima tahun ini dia hilang. Kemarin Pak Jenderal Yoga menyuruh kami untuk menangkapnya di sini. Kabarnya, Pak Marjo di sini mendirikan pondok pesantren yang dibangun dengan uang tersebut,” jawabnya.
