Kekuatan Cerita dari Ide Sederhana

Adapun judul lain dalam kumpulan cerpen Sifat Baik Daun adalah Usaha Bandu Berburu Hantu sebagai cerpen pembuka. Cerpen ini tak kalah menarik dengan Sifat Baik Daun, mengombinasikan antara imajinasi dengan lokalitas. Di dalam cerita Usaha Bandu Memburu Hantu ini, pada awalnya beberapa paragraf tak begitu menarik sampai pada akhirnya saya menemukan gejolak dalam batin saya, yaitu pada ending cerita. Mungkin itu beberapa kelebihan seorang Daruz, selalu menciptakan akhir cerita yang tak terduga. Selalu ada kejutan-kejutan di setiap ending dan itu menjadi kekuatan tersendiri bagi ceritanya.

“Tujuh hari setelah Bandu pergi, seperti dalam sebuah mimpi, perempuan ringkih menghampiriku. “Maafkan anakku Si Bandu, Joko. Ajari dia memburu hantu dalam dirinya.” Aku tak mengerti, adakah hantu dalam diri?” (Hlm 20).

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Dalam cerita ini, tokoh Aku bernama Joko. Ia menjadi asisten Bandu saat memburu hantu. Pada suatu hari, ada kabar bahwa ada hantu yang sangat sakti, yang mengganggu penduduk desa. Akhirnya, tokoh si Aku menjalankan tugasnya sebagai asisten untuk membantu Bandu memburu hantu. Pertarungan sengit pun terjadi antara Bandu dengan sang hantu. Setelah melakukan serangkaian pembacaan mantra, akhirnya hantu tersebut bisa dimasukkan ke dalam botol. Selang beberapa hari, ibu Bantu jatuh sakit. Dengan putus asa, ia merasa telah membunuh ibunya.

Dan, kekuatan pada kumpulan cerpen ini terletak pada imajinasi yang kuat, sederhana dalam mengungkapkan cerita. Selain itu, Daruz Armedian peka dengan apa yang ia lihat dan apa yang ia rasakan. Sesuatu yang remeh-temeh bisa dijadikan sebuah cerita. Seperti judul-judul lain dalam antologi cerpen ini, misalnya Alasan Kenapa Membenci Babi. Cerpen berhalaman 33 ini sangat menarik, bagaimana babi diburu oleh warga setempat karena alasan najis. Di sisi lain, babi juga merupakan makhluk hidup ciptaan Tuhan. Dan, selalu ada kejutan di akhir cerita, yaitu istri dari si tokoh Aku menjadi babi jadi-jadian.

Tinggalkan Balasan