Ketika Firman Tuhan Turun di Negeri Para Penyair

Ketika firman Tuhan turun di negeri para penyair, dunia Arab tak lagi sama. Syair-syair kehilangan tempatnya, dan kata-kata digantikan oleh wahyu. Bukan karena Al-Qur’an bersaing dengan syair, tetapi karena ia melampaui syair. Ia datang untuk membawa cahaya yang tak mampu dijangkau oleh bait dan rima. Dan hingga hari ini, ia tetap menjadi cahaya terang yang tak pernah padam.

Tinggalkan Balasan