Sejumlah mahasiswa Jepang dari Tokyo University of Agriculture and Technology (TUAT), mengikuti workshop seni budaya Indonesia yang berlangsung di Gedung Makara Art Center Universitas Indonesia (UI) di Depok, Jawa Barat, Senin (23/2/2026).

Kegiatan ini terselenggara atas kerjasama sama Direktorat Kebudayaan UI, TUAT dan Fakuktas Tehnik UI. Kegiatan bertajuk “Workshop Indonesian’s Art Cultural” ini bertujuan untuk memperkenalkan kekayaan warisan budaya Nusantara sekaligus mempererat hubungan melalui pendekatan seni.

Sebagai fasilitator dalam workshop ini adalah para pengajar dari FIB UI dan seniman profesional, yaitu Dr. Ari Prasetyo, M.Hum., dan Citra Cahyaning Sumirat, S.H., M.Pd. Dalam workshop ini, para peserta diajarkan secara langsung menggunakan berbagai alat dengan konsep learning by doing.
Dalam sambutannya, perwakilan Direktorat Kebudayaan UI, Eko Sulistiyo, menyampaikan apresiasinya atas tingginya antusiasme para peserta.
“Kami sangat senang dapat menjadi tuan rumah bagi mahasiswa TUAT. Seni, seperti gamelan dan tari Bali, merupakan bahasa universal yang dapat menyatukan perbedaan. Workshop ini menjadi wujud nyata diplomasi budaya yang menunjukkan bahwa seni Indonesia mampu menginspirasi generasi muda dari berbagai disiplin ilmu, termasuk dari bidang pertanian dan teknologi,” ujarnya.
Pada sesi pertama, workshop difokuskan pada gamelan Jawa. Para peserta dengan penuh semangat belajar memainkan instrumen seperti saron, bonang, dan gong, dipandu oleh Dr. Ari Prasetyo. Mereka tidak hanya mempelajari teknik memukul instrumen, tetapi juga memahami filosofi di balik alunan musik yang lembut namun penuh harmoni tersebut.
