K.H. Hariri Abdul Adhim

Kiai Hariri, Sang Sufi Pecinta Lingkungan*

Suasana kembali hening. Semuanya diam, takut hendak mengakui perbuatannya. Karena tidak ada yang mengaku, beliau mengulangi lagi pertanyaan tersebut. Setelah itu, barulah beberapa orang santri yang melakukan perbuatan tersebut berdiri dan mengakuinya, “Kami Kiai.”

Melihat beberapa orang mengakui perbuatannnya, beliau langsung menasihati mereka. Namun, nasihat yang diberikan kali ini agak berbeda. Bukan dengan nada yang lembut dan santun sebagaimana yang biasa beliau lakukan, melainkan dengan nada yang tegas dan agak tinggi.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

“Kan sudah saya bilang, jangan memotong dahan pohon sembarangan. Mereka itu makhluk Allah juga. Mereka punya hak untuk hidup. Jangan kalian kira saya tidak bisa marah, ya? Saya hanya takut membahayakan kalian kalau saya marah.”

Semua terdiam mendengar perkataan beliau. Baru kali ini mereka melihat beliau marah dengan nada suara yang tak seperti biasanya. Namun, kemarahan itu tak berlangsung lama. Beberapa menit setelahnya, beliau kembali lagi seperti sedia kala. Senyumnya merekah lebar, nasihat-nasihatnya kembali menyejukan hati. Begitulah salah satu keistimewaan yang ada pada beliau. Beliau tak pernah lama jika marah. Ketika marahnya selesai, maka beliau akan kembali seperti Kiai Hariri yang biasa kita kenal.

Dari sepenggal cerita tersebut, kita bisa tahu bagaimana kecintaan Kiai Hariri terhadap lingkungan. Beliau menganggap semua yang ada di dunia ini merupakan ciptaan Allah Swt yang turut bertasbih memuji keagungan-Nya. Sehingga, sudah seharusnya kita turut mencintai dan merawat mereka dengan baik sebagai manifestasi cinta kita kepada Allah Swt. Nilai-nilai ini yang akhirnya tertanam pada santri Ma’had Aly Situbondo sehingga membuat mereka bersemangat untuk melakukan penghijauan di lingkungan asrama Ma’had Aly Situbondo. Mungkin saja nilai ini akan mereka bawa ketika mereka pulang ke rumah nanti, sehingga bisa memberikan pengaruh kepada lingkungan rumah mereka.

*Naskah peserta Lomba Karya Tulis Ekologi Kaum Santri dengan judul asli “KH Hariri Abdul Adhim, Sufi Pecinta Lingkungan Kebanggan Ma’had Aly Situbondo”.

Tinggalkan Balasan