Kiai Langgar dan Perubahan Sosial

Jika dilihat dari sudut pandang pendidikan, kiai langgar seperti halnya kiai di pesantren, juga memiliki peran mendidik. Ujar-ujar lama mengatakan, “iso alip alipan yo gara-gara kyai langgar“. Bisa membaca huruf hijaiyah berkat kiai langgar. Artinya, ada peran penting seorang kiai langgar sehingga kita bisa membaca kitab kuning dengan fasih, hafal Quran dan hadisnya.

Sedang dewasa ini, tidak sedikit yang melupakan peran kiai langgar. Bahkan untuk mengingat lamat-lamat pun tidak terjangkau. Hal ini bukan berarti mengesampingkan kiai pesantren, paling tidak kita tahu bahwa ada perubahan sosial yang dibangun oleh peran kiai langgar sehingga berdampak pada diri kita saat ini.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Kiai langgar menatap perubahan zaman dengan ragam kedewasaan sosial, seperti sikap istikamah menjaga tradisi ajar ajer, serta menjaga tradisi lama namun tak melupakan perkembangan zaman, mengambil sikap dinamis adalah pola para leluhur. Sedangkan, bersikap konservatif dan cenderung menyalahkan zaman juga terlampau tidak dewasa.

Kiai langgar dan pesantren memiliki orientasi sosial masing-masing. Yang jelas tetap menjaga ukhuwah islamiyah wa wathaniyah. Hal ini menjadi siratan penting dari napas Islam sebagai rahmatan lil alamin.

Tinggalkan Balasan