Wonokromo, 2021.
YANG MAHA DEKAT

Waktu berlari lebih cepat
Membawa pergi selusin nikmat
Karena terburu-buru
Banyak cita-cita jatuh salah alamat
Sementara kaki waktu terus berjingkat
Menaiki nasib bertingkat
Kadang tersandung, kadang terikat
Menyumpal tenggorokan tercekat
Tapi janji itu tak pernah terlewat
Berangsur semakin pekat:
Bahwa Ia tak henti menyikat
borok yang jadi sekat
Antara kau dan Yang Maha Dekat
Wonokromo, 2021.

Wah kita satu kampung mba wkwk
Eh iya mbak, se kompleks pula. Mbak yang tadi malem abis gibah di kamar saya kan?