Dalam rangka Festival Dunia Santri 2026, jejaring duniasantri (JDS) juga menyelenggarakan lomba penulisan. Kali ini, temanya adalah “Biografi Orang-orang Pesantren.”

Menurut Ketua Panitia Festival Dunia Santri 2026, Beni Satria, tema ini dipilih sebagai penghormatan dan penghargaan kepada orang-orang pesantren dalam pengertian luas. Bukan hanya kiai atau bu nyai, tapi juga orang-orang yang sering luput dari perhatian publik, namun memiliki peran dan kontribusi penting dalam merawat dan mengembangkan dunia pesantren. Atau, orang-orang pesantren yang berkiprah di tengah masyarakat dan menjadi pandu masyarakatnya.

“Karena, sejatinya, begitu banyak orang yang terlibat, dan memiliki peran, di dunia pesantren. Itulah yang akan kita potret melalui lomba penulisan ini,” ujar Beni Satria, Rabu (10/6/2026).
Dengen demikian, yang diangkat sebagai subjek dalam lomba penulisan ini bukan hanya kiai atau bu nyai, tapi bisa juga ustaz atau guru; atau orang-orang yang terlibat dalam pembangunan, pengelolaan, dan pengembangan pesantren; atau orang-orang pesantren atau alumni pesantren yang berkhidmah di tengah masyarakat.
“Dalam lomba ini, kita menghindari istilah ‘tokoh’ karena seringkali mereka bekerja dalam sunyi, tidak dikenali sebagai tokoh, tapi memiliki peran penting dalam dunia pesantren. Tugas para peserta lomba ini mengungkap siapa mereka ke dalam tulisan,” tambah Beni.
Karena itu, menurut Beni, naskah yang diikutkan lomba harus merupakan tulisan asli peserta, bukan saduran atau daur ulang (re-write). Tulisan bisa didasarkan pada hasil riset dan/atau wawancara langsung penulisnya kepada subjek yang ditulis atau orang-orang terdekatnya.
