Pada suatu ketika Markaz Lughah Arabiyah ini menyelenggarakan berbagai lomba. Salah satu yang dilombakan adalah pidato Bahasa Arab. Saya yang memiliki kemampuan Bahasa Arab terbatas ikut mendaftarkan diri. Hanya ingin mencoba penguasaan Bahasa Arab yang selama ini diperoleh dari berbagai pengajaran. Dari kursus Bahasa Arab, kelompok muhadatsah dan muthalaah, dan juga dari pembelajaran di kelas. Dengan lomba ini diharapkan saya mampu bersaing dengan teman-teman santri yang lain.
“Ikut lomba pidato Bahasa Arab?” teman sepondok saya bertanya.

“Iya, kamu sendiri gak iku? Kenapa?”
“Gak tahu Bahasa Arab. Pidato Indonesia saja gemeteran, apalagi Bahasa Arab.”
