ilustrasi

LUKA PALING MERIAH

Setidaknya setelah engkau melangkah ke sekian kalinya.
Kau kepakkan kedua sayap di punggungmu.
Kau begitu yakin pada rasa yang kau bawa.
Kedua sayapmu begitu elok sampai-sampai keindahan bumi di depanmu terlihat malu.

Luka?! Aku terlalu tertuju pada kedua sayapmu sampai
tak menyadari luka-luka di balik punggungmu.
Aku kembali dibuat pusing.
Itukah yang membuatmu pergi.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Luka yang kau sembunyikan?

Kedua kakiku tanpa kusadari melangkah ke depan mengejarmu sebelum kau terbang menjauh.
Kedua tanganku merangkulmu.
Kau tetap diam dan tak mengelak.
Luka-lukamu kemudian menempel di dadaku.

Debar dalam dadaku menyatu dengan luka di balik punggungmu.
Sejenak aku mulai memahami.
Itu luka yang kita ciptakan bersama dan hanya kau yang terluka.
Sedangkan aku tak mengerti apa-apa.
Namun kini, kita saling berbagi luka.
Kau menyimpan luka itu di balik punggungmu.
Lalu Aku menyimpannya dalam dada.

Tinggalkan Balasan