Mahasiswa Institut Nahdlatul Ulama Tasikmalaya (INUTAS) mengisi bulan Ramadan dengan berdakwah melalui radio. Kegiatan dakwah itu merupakan hasil kerja sama Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) INUTAS dengan Stasiun Radio Bella Salam Tasikmalaya, Jawa Barat.
Dosen pengampu KPI INUTAS Salma Shofaroh, mengatakan, kerja sama ini bermula dari kebutuhan Radio Bella Salam yang memerlukan pengisi ceramah untuk program “Mutiara Ramadhan”.

“Radio Bella Salam memerlukan orang untuk mengisi ceramah Mutiara Ramadhan, kemudian mengajukan MoU ke kampus INUTAS, khususnya program studi KPI,” ujar Salma, Jumat (27/2/2026).
Menurutnya, program ini sangat menunjang kompetensi mahasiswa di bidang dakwah dan penyiaran. Sekaligus, program ini bisa membantu mahasiswa untuk mengembangkan bakatnya di bidang dakwah.
“Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya belajar teori, tapi belajar langsung di dunia penyiaran. Sementara, Radio Bella juga merasa terbantu dengan adanya program ini,” ungkapnya.
Program ini sesungguhnya sudah dimulai sejak 2024. Salma berharap program dakwah ini terus berkelanjutan. Sebab, dengan adanya program ini, mahasiswa bisa melatih dalam menyusun materi, melatih vokal, menggunakan bahasa yang komunikatif dengan retorika yang baik, sehingga pesan dakwah bisa tersampaikan ke masyarakat luas.
Ditegaskan, kerja sama ini juga menjadi bukti bahwa dakwah tidak lagi terbatas dari mimbar ke mimbar atau majelis ke majelis. Karena, di era digital ini, pesan keislaman bisa tersampaikan dengan berbagai macam media, salah satunya radio yang tentu mempunyai pendengar setia.
Dengan adanya sinergi antara dunia akademik dan media penyiaran, diharapkan mahasiswa mampu mengimplementasikan ilmunya dengan berdakwah dan bisa menjangkau masyarakat yang lebih luas.
“Sehingga Ramadan pun menjadi semakin bermakna, tidak hanya bagi pribadi tapi pengabdiannya juga bisa menjadi nilai kebaikan melalui udara,” ujar Salma.
