Masa Depan NU dan Muhammadiyah Tergilas Algoritma?

Pilihannya hanya satu: beradaptasi dengan kecepatan algoritma melalui kreativitas tanpa kehilangan substansi keilmuan, atau perlahan menjadi artefak sejarah di tengah bisingnya dunia maya. Otoritas kini ada di ujung jari pembaca, dan NU-Muhammadiyah harus hadir di sana sebelum jempol mereka beralih ke narasi yang menyesatkan.

Tinggalkan Balasan