Saat ini banyak sekali metode belajar mengaji yang diterapkan di berbagai TPQ maupun Marasah Diniyah. Pengurus Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif Nahdlatul Ulama (NU) Jember, misalnya, ikut berkontribusi menyusun metode mengaji yang dinamakan dengan ‘Allimna. Allimna bisa menjadi metode alternatif belajar mengaji yang selama cukup populer, Iqra.
Lahirnya metode baru ini dilatarbelakangi kebutuhan akan belajar mengaji Al-Quran secara cepat dan tepat bagi kalangan anak-anak sekolah. Seperti diketahui, anak-anak usia sekolah dasar saat ini sangat padat. Jika ditambah dengan berbagai kegiatan di luar sekolah, anak akan lekas bosan dengan metobe belajar mengaji yang monoton. Kehadiran metode mengaji ‘Allimna ini diharapkan bisa menjadi solusinya.

Dibandingkan dengan metode Iqra, misalnya, ‘Allimna dianggap lebih efisien, lebih praktis, dan lebih menyenangkan lantaran pengenalan bacaan Al-Quran yang dimulai dengan huruf demi huruf, kata demi kata, sampai pada kalimat demi kalimat disusun sedemikian rupa menjadi lagu berirama sehingga menyenangkan dan mudah diingat.
