Kebiasaan to’petto’ memang tidak ada di masa Rasulullah. Membaca tahlil tidak ada dasar hukum syari yang qath’i dan sharih. Namun sebagian ulama (nahdliyyin) beranggapan bahwa membaca yasin, tahlil, dan doa pada rangkaian to’petto’ merupakan sebuah kebaikan (bidh’ah hasanah).
Penulis juga berpikiran bahwa zikir-zikir dan semacamnya di dalam rangkaian kebiasaan ini bukan hal tabu. Akan tetapi, yang harus diluruskan adalah melakukan kebaikan(?) di luar kemampuan. Semisal harus menyediakan makanan bagi orang-orang yang datang untuk ikut serta dalam pembacaan doa dan tahlil.

Merupakan sebuah kewajiban bagi para kiai dan ustadz untuk tidak memberatkan ahli waris dalam menyediakan “pesta pora” setelah kematian seseorang. Sebab, memberikan beban kepada seseorang (keluarga yang meninggal) di atas kemampuan berarti sebuah kemunkaran. Dalam sebuah kasus (di suatu daerah tertentu), ustadz atau kiai di sekitar tempat itu (seakan) memberikan rekomendasi untuk menyediakan menu masakan di luar kemampuan. Hal ini akan menjadi bumerang bagi ahli waris sekaligus menjadi tanggung jawab para kiai dan ustadz di sekitar tempat tersebut.
Sebenarnya kebiasaan tidak baik ini sudah berubah di kebanyakan tempat. Ahli waris yang meninggal tidak dibebani dengan sesuatu di luar kemampuan. Tetapi di sebagian tempat (tidak banyak?) masih ada yang melakukan suatu hal di luar kemampuan hingga harus menanggung hutang setelah rangkaian to’petto’. Hal ini harus segera diluruskan agar musibah tidak menimbulkan musibah lainnya.
Rangakain hari pertama sampai hari ketujuh (to’petto’) setelah kematian merupakan persoalan ikhtilaf di antara para ulama. Saat ini sudah tidak perlu lagi membahas perbedaan, karena masing-masing memiliki landasan hukum syari masing-masing. Yang melaksanakan to’petto’ harus menghormati orang yang tidak suka, sebagaimana orang yang tidak mau terhadap to’petto’ harus menghargai keyakinan orang lain. Jika ini yang terjadi, maka kehidupan sosial kemasyarakatan akan terjalin dengan kelindan kebahagiaan dan kedamaian. Wallahu A’lam!
