MERESENSI MASA LALU
malam ini aku meresensi masa lalu
dari halaman waktu sebelum masa depan
tapi hanya beberapa lembar yang terselesaikan
sebab segalanya telah jadi kenangan.

maukah kau meresensi masa lalu bersamaku
sebagaimana ketabahan kita saat membaca rindu
dan menafsir sunyi lewat puisi yang gagal abadi itu
hingga akhirnya kita menemukan judul perpisahan.
entah sampai kapan rampungnya
aku berharap kau bersedia menanggung juga
mengingat kembali bermacam harapan yang mengepung
dan memberikan penilaian bahwa kenangan meringkus ketenangan.
Yogyakarta, 2023.
MERAPIKAN MASA LALU
aku ingin merapikan
segala yang berantakan
mulai dari rindu yang berserakan
hingga bayangan yang masih berkeliaran
agar masa depan yang direncanakan
tersusun rapi di rak harapan.
