Musik dan Hal-hal Ilahiah Lainnya

Konon, suatu hari Maha Guru Sufi Jalaluddin al-Rumi memperoleh pertanyaan pelik dari seorang muridnya: benarkah musik itu haram?

Setelah terdiam sejenak, Rumi akhirnya memberi jawaban: “Denting sendok yang beradu dengan piring, yang terdengar oleh kuping orang-orang yang sedang kelaparan, itulah yang haram.”

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Dari jawaban Rumi tersebut, saya menangkap pesan bahwa yang haram bukan musiknya, atau alat musiknya, melainkan perilaku kita. Perilaku kita dalam bermusik. Perilaku kita dalam mendengarkan musik. Perilaku dalam memanfaatkan musik.

Sesuatu diharamkan pasti ada alasannya. Dalam hal musik, dikhawatirkan ia akan melenakan, dan manjauhkan seseorang dari mengingat Tuhan. Dikhawatirkan musik akan digunakan sebagai alat berolok-olok atau menebarkan pikiran-pikiran sesat atau hal-hal buruk lainnya.

Tinggalkan Balasan