“NU itu Menang-menangan”

Bagi para elite dan warga NU, mestinya kasus ini menjadi pengingat bahwa di antara saudara-saudaranya masih ada yang berpandangan bahwa “NU ITU MENANG-MENANGAN”.

Semoga ini jadi catatan bagi NU untuk bersikap lebih arif dan sabar. Terus meningkatkan persaudaraan dan kerukunan. Sehingga apa yang terjadi bisa menjadi penyemangat untuk terus mengamalkan nilai-nilai tawassuth, tasammuh, dan tawazzun dengan sikap i’tidal. NU harus terus menjaga persaudaraan dengan saudara tua Muhammadiyah. Terus berdekatan dan berjuang bersama menebarkan kebaikan. Sehingga NU dan Muhammadiyah bisa Bersama-sama mengikis mereka. Semoga kasus ini tidak membuat keretakan hubungan sesama saudara

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Tugas para pemimpin Ormas (terutama NU-MD) dan para elite bangsa ini mendidik warganya untuk mengikis sikap prejudice yang bisa memperkuat segregasi sosial. Bukan malah mengikuti kemauan mereka demi memperoleh dukungan massa dan mempertahankan privelese sosial untuk kepentingan politik sesaat. Tabikk!*

Tinggalkan Balasan