Perjalanan Panjang Lukisan KH Hasyim Asy’ari (3-selesai)

Apa yang diperoleh Badrie dari usaha dan kerja kerasnya merekonstruksi dan kemudian melukis sosok Mbah Hasyim?

Ternyata jawabannya sangat sederhana: sisi manusiawi dari sosok Mbah Hasyim itu sendiri.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/
Badrie melukis Rhoma Irama.
Badrie melukis Rhoma Irama.

Hal itu diperoleh Badrie setelah melakukan riset yang panjang, terutama wawancara dengan orang-orang yang pernah bertemu langsung dengan Mbah Hasyim. Mereka adalah keturunan Mbah Hasyim dan para santri yang pernah berguru langsung kepada salah satu pendiri Nahdlatul Ulama (NU) tersebut.

“Mbah Hasyim itu manusia biasa. Sosok yang rasional dan membumi. Bukan tokoh langit penuh kesakitan seperti cerita-cerita yang sering kita dengar selama ini,” ujar Badrie.

Sebagai contoh, sebelum diumumkannya Resolusi Jihad, Mbah Hasyim ternyata dengan tekun berlatih menembak di daerah Keras, tak jauh dari Tebuireng. Latihan itu dilakukan selama beberapa hari. Selain itu, Mbah Hasyim juga berbisnis kuda. Kuda-kuda itu didatangkan langsung dari Pulau Lombok. Mbah Hasyim sendiri yang mengawal pengiriman kuda-kuda tersebut.

Tinggalkan Balasan