Ditambahkan, kolaborasi antara Puspenma dan UIN Jakarta ini merupakan model kemitraan yang ideal antara pemerintah dan perguruan tinggi. Kerja sama semacam ini memungkinkan terciptanya program yang berbasis penelitian akademis namun tetap applicable dengan kebutuhan riil di masyarakat. Model kolaborasi ini diharapkan dapat direplikasi oleh institusi lain.
Pelatihan ini juga dirancang untuk menjawab kebutuhan akan SDM yang memiliki kompetensi ganda, yaitu memahami prinsip moderasi beragama sekaligus memiliki kepedulian lingkungan. Kompetensi semacam ini semakin dibutuhkan di era yang penuh dengan tantangan kompleks, baik di tingkat lokal maupun global.

Keikutsertaan peserta dari berbagai daerah menjadikan pelatihan ini sebagai media diseminasi nilai-nilai moderasi dan ekoteologi yang efektif. Para peserta diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang akan menyebarluaskan pemahaman yang mereka peroleh selama pelatihan di komunitas masing-masing.
Selama tujuh hari, peserta mengikuti berbagai metode pembelajaran, termasuk kuliah umum, workshop, focus group discussion, dan kunjungan lapangan ke Pesantren Al-Ashriyyah Nurul Iman di Parung Bogor yang dikenal sebagai percontohan green pesantren. Metode pembelajaran yang variatif ini dirancang untuk memastikan tercapainya tujuan pelatihan secara optimal.
Kolaborasi Puspenma dan UIN Jakarta dalam penyelenggaraan pelatihan ini diharapkan dapat melahirkan generasi pemimpin yang tidak hanya moderat dalam beragama, tetapi juga peduli terhadap kelestarian lingkungan. Ke depan, kerja sama semacam ini akan terus dikembangkan dan diperluas jangkauannya ke berbagai wilayah di Indonesia.
