Persiapan Penting Menyambut Ramadhan

Kelima, mempersiapkan pengetahuan. Kita perlu memperkaya khazanah pengetahuan tentang Ramadhan. Amal yang disokong ilmu akan meningkatkan kualitas ibadah kita. Sekarang sumber pengetahuan sudah banyak dan mudah diakses. Bisa dari membaca buku-buku Ramadhan, mendengarkan kajian-kajian ulama kredibel (Santri Gayeng, program Shihab & Shihab dan lainnya), serta belajar pada tokoh Agama setempat. Bagi perempuan, pengetahuan semacam ini juga amat diperlukan. Jadi ketika masa haid mulai melanda. Ia tetap bisa produktif menjalankan amalan yang diperbolehkan.

Keenam, target yang praktis dan realistis. Bekal keilmuan di atas, dapat menjadi parameter menetapkan ajaran (ibadah) apa saja yang cocok dengan kondisi kemampuan kita. Tetapkan target ibadah yang praktis dan realistis. Tidak perlu muluk-muluk, tapi jalankan saja secara konsisten. Misalnya membaca al-Quran setiap hari ataupun hanya bersedekah. Melaksanakan amal meski kecil tapi secara konsisten tidaklah sia-sia, justru hal tersebut dicintai Allah Swt. Nabi SAW bersabda, “Amal yang paling dicintai Allah swt adalah yang dilakukan secara konsisten, meskipun sedikit” (HR Bukhari). Kata kuncinya bukan kuantitas, tapi fokus pada kualitas. Yakni, beribadah dengan konsistensi, istikamah.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Itulah enam tips yang perlu dipersiapkan menjelang bulan Ramadhan. Ramadhan adalah bulan istimewa. Bulan di mana Al-Quran turun pertama kali, setan-setan dirantai, dosa diampuni, dan perbuatan baik diberi pahala yang lebih besar. Mari sambut Ramadhan ini dengan antusiasme dan rancangan terbaik dari diri kita.

Tinggalkan Balasan