Tidak hanya ditentangkan oleh adat, sekolah diniyah putri ini juga mendapatkan tantangan dari Belanda ketika itu. Namun, Rahmah tidak pernah putus asa untuk mengembangkan sekolah ini. Bahkan dirinya, mengembara ke pulau Jawa untuk mencari bekal intelektual sehingga bertambah ide-idenya untuk memajukan sekolahnya sendiri. Ia pulang ke Sumatera dengan banyak sekali ide. (hal. 108). Bahkan, tidak tanggung-tanggung Rahmah pernah mengislamkan orang China ketika itu.
Salah satu gerakan penting yang dikisahkan di dalam buku ini adalah tentang keberaniannya dalam membebaskan para perempuan Minangkabau yang dijadikan sebagai objek seks oleh pemerintah Jepang ketika itu. Sebagai seorang yang disegani, Rahmah El-Yunusiyah menjadi perempuan yang berhasil mendidik muridnya menjadi seorang politisi, aktivis, jurnalis yang berperan dalam memajukan Negara sehingga dirinya menjadi sangat senang dengan kiprah perempuan yang telah berhasil dididiknya tersebut.

Data Buku
Judul : Perempuan yang Mendahului Zaman
Penulis : Khairul Jasmi
Penerbit : Republika
Cetakan : Januari, 2021
Tebal : 232 halaman
ISBN : 978-623-279-08-96
