Saat ini, ada beberapa unit usaha yang dikelola Pesantren Al-Amin ini. Di antaranya, budidaya jamur riram, depot air minum, mini market, home industri, pupuk kompos, perternakan (untuk biogas), perikanan, pertanian, konveksi, dan koperasi simpan pinjam. Semuanya dikelola oleh santri sendiri.
Karena memiliki banyak unit usaha, Pesantren Al-Amin juga menggulirkan program-program pendidikan dan pelatihan untuk menunjang life skill santri. Misalnya, Pesantren Al-Amin mengelola kegiatan pelatihan untuk berbagai jenis pekerjaan, menyelenggarakan pendidikan kewirausahaan dan kemandirian ekonomi, dan pendampingan pertanian dan konveksi. Tak hanya diikuti oleh santri Pesantren Al-Amin sendiri. Program-program penunjang life skill ini juga banyak diikuti oleh santri-santri dari pesantren lain.

Dan tak hanya dikelola santri sendiri. Kegiatan berbagai unit usaha kreatif milik pesantren ini juga banyak melibatkan masyarakat sekitar. Misalnya masyarakat setempat juga ikut terlibat dalam pembuatan kerajinan tangan, makan produk olahan, budidaya pertanian, dan isi ulang air minum. Banyak produk olahan dari Pesantren Al-Amin ini sudah dipasarkan ke berbagai daerah, seperti produk olahan jamur dan singkong, seperti kripik kulit singkong, kripik pedas singkong, kripik daun singkong, kripik jamur, dan lainnya.
Dengan potensi yang sangat besar, unit-unit usaha Pesantren Al-Amin ini sudah sering memperoleh bantuan dari berbagai pihak. Sebutlah, misalnya, dari Bank Indonesia (BI). Bantuan yang pernah diberikan BI berupa green house dan mesin packaging untuk pengembangan budidaya jamur.
