Dengan berbagai unit usahanya, selain membekali santrinya dengan ilmu, Pesantren Al-Amin juga membekali jiwa entrepreneur atau kewirausahaan kepada para santrinya. Dengan demikian, setelah lulus dari pondok, para santri juga sudah siap untuk hidup mandiri lantaran sudah memiliki modal life skill dan jiwa kewirausahaan. Itulah salah satu alasan Kementerian Agama menetapkannya sebagai salah satu percontohan pesantren mandiri.
