Pada mulanya hanya sebuah majlis taklim. Namun, KH Humam Bajuri dengan sabar dan tekun mengelola majlis taklim itu bertransformasi menjadi pondok pesantren. Kini, Al-Imdad menjadi salah satu dari 9 percontohan mandiri dengan sedikitnya 9 unit usaha dan jaringan pemasarannya, I-Mart.

Pondok Pesantren Al-Imdad yang berada di Dusun Kauman, Wijirejo Pandak, Bantul, Yogyakarta ini memang dirintis oleh KH Humam Bajuri. Ceritanya, sepulang dari nyantri di Pondok Pesantren Krapyak Yogyakarta, Kiai Humam mulai mengadakan majlis taklim pada awal 1980-an.

Ketika jumlah santri yang ikut mengaji dalam majlis taklim tersebut semakin banyak, Kiai Humam kemudian membeli sebidang tanah. Di atas bidang tanah tersebut ada sebuah bangunan kuno yang kemudian dimanfaatkan untuk keperluan majlis taklim. Inilah yang menjadi cikal bakal Pondok Pesantren Al-Imdad itu.

Mantab, Ustaz. Selamat,,,
Terima kasih gus
pesantren percontohan
ajip tenan nih dijadikan referensi “aku dan pesantrenku”
Ya gak apa apa ustadz…