TIGANG PERKAWIS
Sudahlah! yang telah biar kalah
Yang sudah biar dibenah
Waktunya bergegas!
Melobi langgar-langgar
Sangu kitab di saku
Menata diri, menghiasi jati.

Maghrib pun bersudah
Suarakan asa dengan-Nya
Mendekap ayat-ayat-Nya
Tusukkan pada hatimu
“Tigang perkawis,” hajat Mbah Yai.
