Demi membangun khazanah ilmu yang lebih mumpuni, buku Tuhan Maha Rasis? ini menjadi salah satu alternatif. Rekomendasi utama untuk bernostalgia dengan lembaga yang pernah membesarkan kita, juga sebagai ruang referensi imajinatif-reaktif kepada para pembaca secara umum. Maka nikmat Tuhan manakah yang kau dustakan? Wallahu A’lam!
